Wisata Tebing Keraton Bandung yang Sangat Hits dan Mempesona

Wisata Tebing Keraton | Tebing keraton Bandung merupkan salah satu kawasan wisata alam yang sangat indah dan  eksotis, hamparan hutan yang hijau dikelilingi kabut bisa anda saksikan dari atas tebing. Sungguh sangat mempesona!

Wisata Tebing Keraton

Wisata Tebing Keraton

Karena keindahannya yang luar biasa ini, Tebing Keraton sekarang berhasil menyaingi kepopuleran beberapa kawasan wisata alam lainnya di kota Bandung, seperti Bukit Moko, Gunung Tangkuban Perahu, Situ Patenggang, Puncak Bintang, dan Kawah Putih Ciwidey. Kira-kira apa saja yang ada di Tebing Keraton? Mari kita simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Fakta Unik Tebing Keraton Bandung

 

1. Memiliki Sunrise yang Mempesona

Banyak orang beranggapan bila kawasan WisataTebing Keraton hanya menyajikan pemandangan perbukitan dan hutan saja. Tetapi, faktanya tebing ini mempunyai pemandangan matahari terbit dari balik Gunung Guntur yang sangat menakjubkan. Terlebih ketika kabut putih masih menyelimuti kawasan hutan, nampak seperti negeri di atas awan. Untuk menikmati pemandangan ini, Anda harus datang pagi-pagi sebelum jam 05.30 WIB.

Ketika cuaca sedang cerah, anda bisa menyaksikan pancaran sinar matahari menembus celah-celah kabut yang menyelimuti hutan. Walaupun bulatan matahari tidak nampak jelas, fenomena alam yang dihasilkannya sungguh sangat cantik! Sangat wajar rasanya bila tebing ini masuk dalam daftar spot terbaik untuk menyaksikan sunrise di wilayah Bandung .

2. Tempat Menyaksikan Sunset yang Indah

Selain menikmati keindahan sunrise, anda juga bisa menyaksikan keindahan matahari tenggelam atau sunset di Tebing Keraton ini. Mengingat lokasi ini berada diatas bukit yang tinggi, tentunya sangat cocok untuk menyaksikan sunset tanpa dihalangi oleh pohon atau gedung. Warna orange dan kemerahan yang berpadu dengan hutan lebat nampak terlihat menawan.

3. Panorama Hutan Dari Ketinggian

Daya pikat utama dari Tebing Keraton yaitu pemandangan luasnya hutan dan perbukitan hijau yang diselimuti kabut. Di atas tebing ini  para pengunjung bisa berselfie ria mengabadikan keindahan hutan.

Bila di lihat dari ketinggian, maka jajaran pepohonan Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda yang menjulang tinggi ini nampak seperti permadani hijau. Saking cantiknya foto-foto Tebing Keratonbanyak terpampang di media sosial instagram, oleh karena itu tebing ini dikenal juga dengan sebutan Tebing Instagram.

4. Trekking Jalan Kaki Dan Bersepeda yang mengasyikan

Tebing Keraton terletak di kawasan Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda. Oleh karena itu udara di tempat ini terasa sejuk dan menyegarkan. Hal ini karena banyak pohon-pohon hijau sebagai suplier oksigen dan jauh dari polusi udara.

Nuansa di tebing ini  sangat cocok untuk lokasi trek jalan kaki dan bersepeda. Agar tidak terlalu lelah, Anda dapat memulai trekking jalan kaki dari Warung Bandrek kearah atas, yang berjarak sekitar  2 km. Dalam perjalanan, Anda dapat menikmati indahnya kawasan hutan yang masih sangat alami.

Untuk yang suka bersepeda, Anda dapat memulai rute yang cukup jauh dari Terminal Dago. Setelah tiba di Warung Bandrek, Anda bisa beristirahat sejenak untuk menikmati air putih dan camilan. Untuk menghangatkan badan, Anda juga bisa mencoba bandrek, yang merupakan salah satu minuman khas Bandung.

5. Spot Melihat Kabut Melayang di Udara

Salah satu fenomena alam yang diburu oleh pengunjung di Tebing Keraton yaitu, kabut putih yang melayang di atas hutan. Ketika kabut masih nampak tebal dan disinari oleh  matahari pagi, Anda seakan melihat negeri di atas awan.

6. Persinggahan Burung Elang Saat Bermigrasi

Untuk fakta yang satu ini pasti jarang para wisatawan yang mengetahuinya. Mungkin hanya para pecinta burung dan pecinta alam saja yang mengetahuinya. Tebing Keraton ternyata merupakan salah satu tempat persinggahan burung dunia saat berimigrasi.

Bebagai jenis burung yang kerap ditemukan seperti Alap-alap China, Alap-alap Nippon serta Elang jenis Oriental Honey. Burung-burung ini biasanya mampir di kawasan hutan Tebing Keraton mengikuti arah angin, setiap bulan Agustus.

Untuk melihat burung, Anda harus memakai binokuler supaya nampak lebih jelas. Sekarang pihak pengelola sudah menyiapkan sebuah menara pemantau burung setinggi dua lantai. Jadi, untuk anda yang ingin mengamati  burung bisa naik keatas menara ini.

7. Memiliki Camping Ground untuk Berkemah

Mungkin anda bertanya-tanya apa bisa camping di Tebing Keraton?Jawabannya yaitu sangat bisa, karena sekarang telah dibangun camping ground yang luasnya sebesar lapangan sepak bola di sekitar tebing ini. Hal ini pastinya merupakam kabar gembira untuk anda yang selama ini bingung mencari penginapan untuk menunggu terbitnya sunrise di Tebing Keraton.

Sebelumnya para wisatawan kerap menginap di rumah warga, tetapi dengan adanya lokasi kemah ini, mereka dapat mendirikan tenda sendiri. Fasilitas yang terdapat di tempat ini sudah cukup lengkap, seperti mushola, gazebo ukuran 3 x3 meter, serta toilet. Anda tinggal menyiapkan tenda dan peralatan lainnya untuk menginap di sini.

Camping ground ini disewakan sekitar 40 ribu rupiah semalam, dengan catatan semua keperluan dan peralatan anda bawa sendiri dari rumah. Jika ingin semua alat kelengkapan disediakan oleh pihak pengelola, maka Anda harus merogoh kocek sebesar Rp.140.000,-. Harga sudah masuk tiket retribusi, sarapan, tenda, serta penerangan.

8. Memiliki Ketinggian Sekitar 1200 mdpl

Tebing yang menyajikan pemandangan alam yang mempesona ini terletak di ketinggian sekitar 1200mdpl. Dapat dibayangkan dengan ketinggian tersebut pasti memiliki udara yang sangat dingin. Maka dari itu, siapkanlah jaket tebal atau pakaian penghangat saat berkunjung ke tempat ini.

9. Dahulu Bernama Pasir Jontor atau Cadas Jontor

Sebelum populer dengan nama Tebing Keraton, kawasan wisata di Lembang ini  dikenal oleh masyarakat sekitar dengan nama Cadas Jonto, atau Pasir Jontor. Pasir diambil dari bahasa sunda yang artinya bukit sedangkan cadas adalah bebatuan padas yang bentuknya berlapis-lapis. Istilah jontor diartikan maju ke depan. Jadi, tebing ini berbentuk seperti bukit cadas yang condong ke depan sehingga diberi nama Pasir Jontor atau Cadas Jontor. Kurang lebih seperti itulah kisah  nama dari Tebing Keraton pada awalnya.

10 Nama Tebing Keraton Berasal Dari Bapak Asep

Menurut beberapa informasi menyebutkan, kalau nama Tebing Keraton diberikan oleh seorang yang bernama Bapak Asep. Diberinya nama seperti itu karena tebing ini mempunyai keindahan alam yang sangat menakjubkan. Akhirnya, hingga sekarang nama tersebut sangat terkenal dikalangan wisatawan.

 

Alamat Dan Lokasi Tebing Keraton Bandung

Kawasan Wisata Tebing Keraton berlokasi dikawasan Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, di Kampung Ciharegem Puncak, Desa Ciburial, Bandung. Untuk lebih detailnya, bukalah aplikasi google maps di smartphone android anda.

 

Rute Menuju Ke Tebing Keraton Bandung

Untuk menuju kawasan Wisata Tebing Keraton bisa ditempuh menggunakan sepeda motor. Anda bisa menuju ke Terminal Dago, kemudian lurus kearah Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda. Sesampainya di gerbang Taman Hutan Raya, terdapat belokan pertama kearah kanan. Nah,  ikuti saja jalan tersebut melewati perkampungan dan rumah-rumah penduduk sampai tiba di Warung Bandrek (Warban).

Warung Bandrek ini kerap dijadikan sebagai tempat istirahat oleh para traveller untuk sekedar minum dan memulihkan tenaga. Dari tempat ini, Anda harus melanjutkan perjalanan kembali dengan melalui tanjakan dan jalan bebatuan hingga ke pos paling atas.

Dari pos atas, Anda dapat memarkirkan motor di lokasi yang sudah disiapkan, kemudian trekking jalan kaki selama 5 menitan. Berdasarkan informasi  dari para wisatawan, para pengunjung yang menggunakan mobil biasanya akan di stop oleh para tukang ojek untuk memarkir kendaraan disekitar tanjakan.

Jadi, Anda terpaksa harus menggunakan jasa ojek untuk sampai ke pos Tebing Keraton. Tarif ojek di tempat ini cukup mahal, sekitar 50 ribu rupiah, tergantung kemahiran tawar menawar, bisa saja menjadi 20 – 30 riibu rupiah. Kalau  jalan kaki, jaraknya lumayan jauh kira-kira sekitar 2 kilometer. Tetapi mungkin saja sekarang telah ada perbaikan jalan dan area parkir sehingga mobil dapat naik sampai pos atas.

 

Harga Tiket Masuk Tebing Keraton Bandung

Untuk menikmati keindahan WisataTebing Keraton, Anda harus merogoh kocek sebesar Rp.11.000 untuk tiket masuk wisatawan lokal. Dan untuk wisatawan mancanegara dikenakan tarif lebih mahal, sekitar Rp.76.000 / orang.

Tarif parkir kendaraan roda dua sebesar Rp.5.000, dan kendaraan roda empat sebesar Rp.10.000. Namun, disarankan untuk membawa uang lebih untuk persiapan, siapa tahu kendaraan tak boleh naik keatas sehingga Anda harus membayar jasa ojek.

 

 Tips Berkunjung Ke Tebing Keraton Bandung

Sebelum berkunjung ke kawasanWisata Tebing Keraton, ada baiknya anda membaca tips-tips berikut ini supaya kegiatan dan perjalanan wisata jadi lebih nyaman.

  • Pakailah baju atau pakaian yang menyerap keringat dan simpel supaya bebas bergerak.
  • Jangan lupa sedia jaket ya, udaranya lumayan dingin karena lokasinya berada di ketinggian 1200 mdpl.
  • Ada baiknya menggunakan kendaraan roda dua milik pribadi supaya lebih praktis.
  • Berkunjunglah saat cuaca cerah atau musim kemarau, hindarilah berkunjung saat hujan supaya terhindar dari jalanan yang licin.
  • Datanglah ketempat ini saat pagi atau sore hari supaya dapat menikmati keindahan sunset dan sunrise.
  • Jangan melompati pagar pembatas tebing karena sangat berbahaya. Untuk berfoto-fotodisarankan di area dalam pagar saja, jadi tidak perlu melewati pagar pembatas area aman demi keselamatan.
  • Bawalah bekal minuman dan makanan secukupnya, walaupun disekitar lokasi terdapat warung.
  • Pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, bensin terisi full, jangan sampai mogok atau habis bensin di tengah jalan.
  • Untuk Anda yang datang dari luar Kota Bandung, menginaplah di hotel sekitar kawasan Dago supaya jarak tempuh tidak terlalu jauh.
  • Jangan lupa untuk menjaga kebersihan dan keasrian kawasan wisata alam yang satu ini, supaya anak cucu kita nanti masih bisa ikut menikmatinya.

 

Demikianlah informasi singkat dari kami tentang WisataTebing Keraton Bandung yang bisa menjadi rujukan untuk siapa saja yang akan berkunjung ketempat ini. Semoga ada manfaatnya, jangan lupa di share pada teman-teman yang lain juga yah. Selamat berlibur.

 

 

No ratings yet.

Please rate this